Punya warung makanan atau minuman, tapi rame pelanggan cuma di jam tertentu saja? Bisa jadi masalahnya bukan di rasa, tapi di tampilan. Salah satu faktor sederhana yang sering diremehkan adalah ukuran banner warung.
Banner bukan sekadar hiasan. Dari kejauhan, banner adalah alat komunikasi pertama antara warungmu dan calon pembeli. Kalau ukurannya pas, desainnya jelas, dan informasinya mudah dibaca, orang akan lebih cepat sadar kalau warungmu layak dicoba.
Nah, sebelum cetak banner asal jadi, yuk pahami dulu panduan lengkap seputar ukuran, fungsi, dan penempatan banner yang cocok untuk berbagai jenis warung.
Kenapa Ukuran Banner Warung Itu Penting?
Banyak pemilik usaha fokus ke desain visual, tapi lupa bahwa ukuran banner warung menentukan apakah pesan bisa terbaca dengan jelas atau tidak. Banner yang terlalu kecil bikin tulisan sulit dibaca, sedangkan yang terlalu besar justru bisa terlihat berantakan.
Dengan ukuran yang tepat, banner bisa:
- Menarik perhatian dari jarak jauh
- Menyampaikan menu dan harga dengan jelas
- Membantu identitas warung lebih mudah diingat
- Memberi kesan profesional meski usaha masih skala kecil
Banner makanan yang efektif bukan soal mahal atau mewah, tapi soal pas guna.
Ukuran Banner Warung yang Paling Umum Digunakan

Sebelum mencetak, penting untuk tahu standar ukuran yang paling sering dipakai oleh pemilik warung.
1. Ukuran 60 x 160 cm
Ukuran ini sering dipakai untuk warung kecil atau gerobak. Bentuknya memanjang ke atas sehingga cocok diletakkan di depan pintu atau di samping etalase. Ukuran banner warung ini ideal untuk menampilkan nama usaha, menu utama, dan nomor kontak singkat.
2. Ukuran 80 x 180 cm
Kalau warungmu berada di pinggir jalan atau dekat area ramai, ukuran ini cukup efektif. Banner warung dengan ukuran ini masih mudah dilihat dari jarak beberapa meter tanpa memakan terlalu banyak ruang.
3. Ukuran 100 x 200 cm
Ini termasuk ukuran favorit untuk banner makanan. Area desainnya luas sehingga bisa memuat logo, daftar menu, foto produk, dan promo harian. Cocok untuk warung makan, angkringan modern, atau kedai minuman.
4. Ukuran 120 x 240 cm
Untuk warung permanen atau usaha yang sudah punya tempat tetap, ukuran ini memberi kesan lebih profesional. Ukuran banner warung besar seperti ini cocok dipasang di bagian depan bangunan agar langsung mencuri perhatian.
Kalau kamu ingin lihat langsung contoh banner warung makanan pada umumnya seperti apa, kamu bisa langsung klik contohnya di sini.
Bagaimana Cara Menyesuaikan Banner dengan Jenis Warung?
Setiap warung punya kebutuhan berbeda. Banner warung sebaiknya disesuaikan dengan konsep usaha, bukan sekadar ikut tren.
Warung makan rumahan biasanya cocok pakai banner makanan berukuran sedang dengan warna hangat dan tulisan jelas. Untuk warung kopi atau minuman kekinian, banner warung dengan desain simpel dan ukuran proporsional akan terlihat lebih modern.
Sementara itu, warung kaki lima atau gerobakan lebih cocok menggunakan ukuran banner warung yang fleksibel dan mudah dibongkar pasang. Praktis tapi tetap informatif. Kalau kamu
Tips Membuat Banner Makanan Lebih Efektif

Selain ukuran, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar banner benar benar bekerja menarik pelanggan.
Pertama, pastikan ukuran huruf seimbang dengan ukuran banner. Banner makanan yang besar tapi tulisannya kecil tetap sulit dibaca. Gunakan font tebal dan sederhana.
Kedua, batasi isi teks. Banner warung sebaiknya fokus pada menu unggulan dan keunikan usaha. Terlalu banyak tulisan bikin orang malas membaca.
Ketiga, gunakan warna kontras. Warna latar dan teks harus berbeda agar mudah terbaca di luar ruangan. Ini penting terutama untuk banner makanan yang dipasang di pinggir jalan.
Keempat, sesuaikan ukuran banner warung dengan jarak pandang. Kalau banner dipasang tinggi, pastikan tulisan cukup besar untuk dibaca dari bawah.
Penempatan Banner yang Tepat
Banner warung bagus tapi salah posisi tetap kurang maksimal. Lokasi pemasangan ikut menentukan efektivitasnya.
Pasang banner di area yang tidak tertutup benda lain seperti tiang atau pohon. Banner makanan sebaiknya langsung menghadap ke arah lalu lintas orang atau kendaraan.
Kalau warungmu berada di gang sempit, gunakan ukuran banner warung yang tidak terlalu besar tapi posisikan di pintu masuk gang. Dengan begitu, orang tetap tahu ada warung di dalam.
Kesalahan Umum dalam Menentukan Ukuran Banner

Masih banyak pemilik usaha yang salah menentukan ukuran banner karena ingin berhemat atau asal jadi cepat.
Kesalahan paling umum adalah mencetak banner terlalu kecil demi menekan biaya. Padahal banner yang tidak terbaca justru bikin usaha kurang terlihat.
Kesalahan lain adalah membuat banner makanan terlalu besar untuk ruang sempit. Akibatnya, banner malah terlipat atau menutupi bagian penting warung.
Solusinya sederhana. Ukur area pemasangan terlebih dulu, lalu sesuaikan desain dan ukuran banner warung dengan kondisi nyata di lapangan.
Banner Warung yang Konsisten Bikin Usaha Lebih Dipercaya
Warung yang pakai banner rapi, ukuran pas, dan desain konsisten biasanya terlihat lebih meyakinkan. Pembeli jadi merasa usaha tersebut serius dan terpercaya.
Dengan banner makanan yang tepat, kamu tidak hanya menjual produk, tapi juga membangun citra usaha. Ini penting apalagi kalau ingin mengembangkan warung ke level yang lebih besar.
Waktunya Upgrade Banner Warungmu
Kalau selama ini banner warungmu sudah kusam, terlalu kecil, atau desainnya kurang jelas, sekarang saatnya upgrade. Pilih ukuran banner warung yang sesuai, pastikan informasinya ringkas, dan gunakan desain yang menarik.
Biar hasilnya maksimal, kamu bisa pakai jasa desainer banner profesional. Di Fastwork, kamu bisa menemukan jasa desain banner makanan untuk warung kamu dengan harga fleksibel, proses cepat, dan hasil yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan usaha.
Mulai dari desain sederhana sampai konsep yang lebih modern, semua bisa kamu atur sesuai budget dan target pasar. Yuk, bikin banner warung yang bukan cuma terlihat, tapi juga bikin orang berhenti dan beli.

