Resep Kue Keranjang Imlek Mudah: Hanya Dengan 7 Langkah!

resep kue keranjang

Kue keranjang selalu menjadi bagian penting dalam perayaan Imlek. Teksturnya yang kenyal dan rasa manis yang khas bukan sekadar memanjakan lidah, tetapi juga sarat makna simbolis. Kue ini sering dikaitkan dengan harapan akan kehidupan yang lebih baik, hubungan keluarga yang lengket, dan rezeki yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

Meski terlihat sederhana, banyak orang masih ragu mencoba resep kue keranjang sendiri di rumah. Proses kukusnya yang lama dan teksturnya yang unik sering dianggap menyulitkan. Padahal, dengan takaran yang tepat dan langkah yang sabar, resep kue keranjang justru termasuk salah satu kue tradisional yang paling minim risiko gagal. Artikel ini akan memandu kamu dari awal, mulai dari bahan, proses memasak, hingga cara menikmatinya setelah matang.

Kue Keranjang Terbuat Dari Apa?

Secara tradisional, kue keranjang dibuat dari tepung ketan putih, gula aren atau gula merah, air, dan sedikit minyak. Tidak ada telur, ragi, atau bahan pengembang lainnya. Justru dari komposisi sederhana inilah tekstur kenyal padat terbentuk setelah melalui proses kukus yang panjang. Jadi, kuncinya ada pada kualitas bahan dan proses memasaknya, bukan banyaknya komposisi.

Resep Kue Keranjang Klasik (Takaran Aman untuk Pemula)

Bagian ini adalah inti dari panduan cara membuat kue keranjang yang paling sering dipakai di dapur rumahan dan relatif aman untuk pemula.

Bahan-bahan:

  • 500 gram tepung ketan putih
  • 400 gram gula aren, serut halus
  • 300 ml air
  • 1 sdm minyak goreng
  • ½ sdt garam (opsional)
  • Daun pisang secukupnya atau minyak untuk olesan cetakan
Baca juga:  7 Cara Membersihkan Kasur Springbed Agar Tidur Makin Nyaman

Takaran ini banyak digunakan dalam berbagai referensi cara membuat kue keranjang karena hasilnya tidak terlalu manis dan teksturnya stabil.

Cara Membuat:

  1. Rebus 300 ml air bersama 400 gram gula aren dengan api kecil hingga gula larut sempurna. Aduk perlahan dan pastikan tidak ada gumpalan.
  2. Saring larutan gula, lalu diamkan hingga hangat. Jangan menuang cairan panas langsung ke tepung agar adonan tidak rusak.
  3. Masukkan 500 gram tepung ketan ke wadah besar. Tuang larutan gula sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan licin dan rata.
  4. Tambahkan 1 sdm minyak goreng dan ½ sdt garam. Aduk kembali sampai adonan terlihat mengilap.
  5. Olesi cetakan dengan minyak atau alasi dengan daun pisang. Tuang adonan hingga hampir penuh.
  6. Kukus kue keranjang selama 4–5 jam dengan api sedang. Pastikan air kukusan tidak habis dan tutup kukusan rapat.
  7. Setelah matang, angkat dan biarkan dingin sepenuhnya sebelum dikeluarkan dari cetakan.

Langkah ini merupakan versi paling stabil dalam resep kue keranjang, terutama untuk percobaan pertama.

Tips Penting agar Kue Keranjang Tidak Gagal

Dalam praktik cara membuat kue keranjang, ada beberapa hal kecil yang sering disepelekan, padahal cukup berpengaruh pada hasil akhir.

Pertama, jangan memangkas waktu kukus. Tekstur kenyal kue keranjang terbentuk dari proses panas yang stabil dalam waktu lama. Kedua, pastikan adonan diaduk hingga benar-benar halus sebelum dikukus. Adonan yang masih kasar bisa membuat kue tidak rata atau pecah di bagian dalam. Terakhir, gunakan api sedang agar panas merata dan adonan matang sempurna.

Cara Makan Kue Keranjang Dengan Nikmat

Setelah matang dan dingin, kue keranjang jarang disantap begitu saja. Ada banyak cara makan kue keranjang yang membuat rasanya lebih variatif.

Baca juga:  Pantangan Imlek yang Masih Dipercaya dan Maknanya di 2026

Cara paling populer adalah mengirisnya tipis, mencelupkan ke telur, lalu digoreng hingga bagian luarnya garing. Alternatif lain, kue keranjang bisa dikukus kembali dan disajikan bersama kelapa parut atau dimasak dengan pisang. Dengan variasi ini, cara kamu dan orang tersayang menyantap kue keranjang terasa lebih fleksibel dan cocok disesuaikan dengan selera keluarga.

Kue Keranjang Tahan Berapa Lama?

Jika disimpan di suhu ruang dalam wadah tertutup, kue keranjang umumnya bertahan 3–4 hari. Di dalam kulkas, kue keranjang umumnya bisa bertahan selama dua minggu tergantung berapa suhu yang digunakan. jika disimpan di freezer, daya simpannya bisa lebih panjang lagi, asalkan dibungkus rapat agar tidak menyerap bau.

Kue Keranjang sebagai Hantaran Imlek

Selain dikonsumsi sendiri, kue keranjang sering dijadikan hantaran Imlek untuk keluarga, tetangga, atau rekan kerja. Kue buatan rumah justru memiliki nilai lebih karena terasa personal dan hangat. Agar tampilannya terlihat lebih berkesan, banyak orang menambahkan label sederhana berisi nama produk dan tanggal pembuatan. Sentuhan kecil ini membuat kue terlihat lebih terawat dan profesional.

Jika kamu ingin kue keranjang buatanmu tampil lebih menarik tanpa menghilangkan kesan homemade, kamu bisa mempertimbangkan untuk menggunakan jasa desain label makanan dan desain amplop Imlek dari freelancer Profesional di Fastwork. Dengan bantuan visual yang tepat, hasil masakan rumahan bisa tampil lebih meyakinkan dan berkesan saat dibagikan.

Membuat kue keranjang sendiri bukan hanya soal hasil akhir, tetapi juga tentang proses dan makna di baliknya. Dari dapur rumah, kamu bisa menghadirkan rasa, tradisi, dan cerita yang menyertai setiap perayaan Imlek.

Freelancer populer dalam Inspirasi & Trend
Related Posts
This site uses cookies to offer you a better browsing experience. By browsing this website, you agree to our use of cookies.