15 Rekomendasi Tempat Thrifting Terbaik di Jakarta Selatan

Ilutrasi Tempat Thrifting di Jakarta Selatan

Thrifting sudah lama bukan sekadar soal berhemat. Bagi banyak anak muda, aktivitas ini adalah cara untuk tampil unik, mendukung sustainable fashion, sekaligus berburu “harta karun” yang tidak akan ditemukan di mal mana pun. Tidak heran, tempat thrifting di Jakarta Selatan makin ramai dikunjungi setiap akhir pekan.

Wilayah elit yang satu ini memang punya banyak pilihan, mulai dari pasar loak legendaris, thrift shop modern ber-AC, hingga sudut-sudut hidden gem yang hanya diketahui para thrifter setia. Jadi, kalau kamu sedang mencari tempat thrifting terbaik di Jakarta Selatan, artikel ini sudah merangkum semuanya untukmu.

Mau Berburu Barang Impor Tapi Tidak Bisa ke Lokasi?

Kadang barang incaran susah ditemukan di sekitar rumah. Namun, bukan berarti kamu harus kehabisan. Solusinya adalah menggunakan jasa titip beli barang.

Di Fastwork tersedia banyak penyedia jasa personal shopper terverifikasi yang siap membantu membelikan barang thrift atau preloved sesuai permintaan kamu.

Selain itu, prosesnya mudah dan bisa dilakukan sepenuhnya secara online. Cocok untuk kamu yang sibuk atau tidak ingin capek keliling pasar sendiri.

Freelancer populer dalam Personal Shopper

15 Rekomendasi Tempat Thrifting di Jakarta Selatan

Berikut ini daftar tempat thrifting terbaik di Jakarta Selatan yang wajib masuk radar kamu. Setiap lokasi dipilih berdasarkan koleksi, harga, dan pengalaman para thrifter yang sudah lebih dulu menjelajahinya.

1. Blok M Square

Blok M Square adalah salah satu tempat thrifting di Jakarta Selatan yang paling populer dan mudah dijangkau. Lokasinya di Jalan Melawai 5, Kebayoran Baru, dan bisa diakses langsung via MRT. Yang membuat tempat ini istimewa adalah kenyamanannya. Seluruh area sudah ber-AC sehingga kamu bisa keliling tanpa khawatir kepanasan.

Koleksi dari toko ini juga sangat beragamm, mulai dari pakaian impor second hand, buku bekas, kaset pita, hingga aksesori. Selain itu, penataan tokonya lebih rapi dibanding pasar tradisional, sehingga cocok untuk thrifter pemula sekalipun.

2. Pasar Santa

Pasar Santa di Jalan Cipaku I, Kebayoran Baru, adalah salah satu thrift shop di area Jakarta Selatan yang paling ikonik sejak 2014. Tempatnya memadukan konsep kuliner, coffee shop, dan kios thrift dalam satu atap. Di lantai atas, kamu bisa menemukan pakaian vintage dari tahun 1980-an, jins jadul, jaket, perhiasan bohemian, kaset lama, vinyl, hingga buku-buku indie.

Baca juga:  4 Cara Mendapatkan Robux Gratis di Roblox yang Aman

Suasananya juga membersihkan euforia yang nyaman dan selalu hidup, terutama saat akhir pekan atau saat event Santa Festival berlangsung. Tidak heran tempat ini menjadi favorit anak muda Jaksel yang ingin tampil beda.

3. Taman Puring

Taman Puring berlokasi di Jalan Kyai Maja, Kebayoran Baru, dan sudah lama dikenal sebagai surganya para sneakerhead. Di sini, kamu bisa menemukan sepatu branded bekas dari Nike, Adidas, Converse, hingga Vans dengan harga jauh di bawah toko resmi.

Selain itu, tersedia juga jaket, kaos, dan celana dari berbagai merek luar negeri. Kemampuan menawar sangat menentukan di sini. Kalau pintar menawar, kamu bisa bawa pulang barang branded dengan harga setengah dari harga mal.

4. Pasar Kebayoran Lama

Pasar Kebayoran Lama di Jalan Raya Kebayoran Lama adalah salah satu pasar legendaris yang masih bertahan hingga kini. Tempat ini tidak hanya menjual pakaian bekas, tetapi juga sepatu, jam tangan, topi vintage, aksesori unik, hingga action figure buat kolektor.

Suasananya semi terbuka namun tetap terasa nyaman karena sebagian area tertutup. Selain itu, lokasinya bisa dijangkau dengan mudah menggunakan Transjakarta. Datang pagi adalah kunci agar kamu mendapatkan pilihan terbaik sebelum diambil pembeli lain.

5. Pasar Loak Kebayoran Lama

Berbeda dari pasar utamanya, Pasar Loak Kebayoran Lama yang berada di bawah flyover stasiun Kebayoran Lama punya karakter tersendiri. Para pedagang menggelar dagangan di atas terpal dan meja kecil sepanjang trotoar. Barang yang dijual sangat beragam, mulai dari pakaian, sepatu, handphone bekas, jam tangan, kaset, hingga kamera lawas.

Uniknya, banyak barang di sini sudah disaring terlebih dahulu agar hanya yang layak jual saja yang dipajang. Hasilnya, kamu bisa menemukan item langka dengan harga yang sangat miring.

6. Jatayu Gandaria

Jatayu di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan, adalah hidden gem yang belum banyak diketahui orang. Meski tidak sepopuler Blok M Square atau Taman Puring, koleksi di sini tidak kalah menarik.

Tersedia berbagai pilihan pakaian bekas seperti jaket, kaos flanel, kemeja, hingga dress dengan harga mulai dari Rp20.000 saja. Selain itu, beberapa pakaian yang dijual berasal dari merek terkenal dengan kondisi masih sangat baik. Cocok untuk kamu yang ingin thrifting dengan suasana lebih tenang dan tidak terlalu ramai.

7. Tarigan Collection

Tarigan Collection berlokasi di Jalan Kyai Maja, Kebayoran Baru, dan sudah lama menjadi incaran para pemburu barang branded. Toko ini dikenal dengan koleksi merek internasional seperti Adidas hingga Giorgio Armani dengan harga yang jauh lebih terjangkau.

Pilihan barangnya meliputi kaos, celana, jaket, dan topi. Namun, ketelitian tetap diperlukan saat memilih agar mendapatkan produk yang asli dan masih layak pakai. Meski tempatnya sederhana, item yang tersedia di sini bisa bikin pengeluaran jauh lebih efisien dibanding beli baru.

8. Jhon Lenteng Agung

Jhon Lenteng Agung berlokasi di Jalan Jeruk Raya, Jagakarsa, Jakarta Selatan, dan dikenal sebagai salah satu thrift store yang ada di Jakarta Selatan yang paling lengkap sekaligus terjaangkau di kawasan Lenteng Agung. Toko ini buka setiap hari dari pukul 10.00 hingga 23.00 WIB dan selalu ramai dikunjungi, mulai dari mahasiswa hingga pekerja kantoran.

Baca juga:  8 Rekomendasi Tempat Bukber Terbaik di Bandung

Koleksinya variatif untuk laki-laki dan perempuan, dari kaos kasual, kemeja, celana, sampai jaket vintage dan streetwear kekinian. Selain itu, barang-barang ditata dengan rapi sehingga memudahkan kamu saat memilih.

9. Pasar Cipulir

Pasar Cipulir di kawasan Kebayoran Lama jarang masuk radar, tapi sangat layak dikunjungi. Bahkan, tempat ini termasuk salah satu tempat thrifting di Jakarta Selatan dengan harga paling bersahabat. Koleksinya mencakup pakaian bekas impor seperti jaket, kemeja flanel, kaos band, hingga celana denim mulai puluhan ribu rupiah.

Selain itu, suasana belanjanya lebih kasual dan tidak terlalu ramai. Dengan demikian, kamu bisa memilih dengan santai tanpa terburu-buru.

10. Pasar Minggu

Pasar Minggu tidak hanya soal sayuran dan kebutuhan dapur. Di sudut-sudut tertentu kawasan ini, terdapat lapak pakaian bekas yang cukup ramai dikunjungi. Kamu bisa menemukan berbagai pilihan pakaian kasual dengan harga yang sangat miring.

Selain itu, kawasan ini mudah diakses via KRL Commuterline yang menghubungkan stasiun Jakarta Kota dengan Bogor. Memang butuh sedikit ketelatenan untuk menemukan item yang bagus, tetapi hasilnya bisa sangat memuaskan bagi yang sabar memilah-milah.

11. Lapak Thrift Fatmawati

Di sekitar kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, terdapat beberapa lapak thrift yang tersebar di pinggir jalan dan gang-gang kecil.

tempatnya memang tidak sebesar pasar pada umumnya. Namun, justru di sinilah kamu bisa menemukan item unik dengan harga paling murah karena overhead para pedagangnya rendah.

Cocok untuk thrifter yang suka eksplorasi dan tidak keberatan sedikit keliling untuk menemukan barang incaran.

12. Pasar Lenteng Agung

Pasar Lenteng Agung di Jakarta Selatan menyimpan beberapa lapak pakaian bekas yang cukup variatif. Koleksinya mencakup pakaian kasual sehari-hari, jaket, hingga aksesori sederhana dengan harga yang sangat terjangkau.

Selain itu, lokasinya mudah diakses dari berbagai penjuru Jakarta Selatan. Tempat ini paling cocok untuk kamu yang ingin thrifting santai tanpa harus jauh-jauh ke pusat kota.

13. Thrift Shop Cilandak

Kawasan Cilandak menyimpan beberapa thrift store kecil yang menawarkan koleksi preloved yang cukup terkurasi. Berbeda dari pasar tradisional, thrift shop di area ini umumnya dikelola oleh individu atau komunitas fashion lokal. Hasilnya, pilihan barangnya lebih tersaring dan kondisinya lebih terjamin.

Selain itu, nuansa belanjanya lebih santai dan nyaman. Cocok untuk kamu yang ingin pengalaman thrifting yang lebih personal dan tidak terlalu bising.

14. Thrift Store Kawasan Kemang

Kemang memang lebih dikenal dengan bar dan restoran. Namun, beberapa thrift shop di area Jakarta Selatan ini juga tersebar di kawasan Kemang dan sekitarnya. Toko-tokonya cenderung lebih estetik dengan koleksi yang dikurasi secara cermat.

Baca juga:  10 Cara Membersihkan Kulkas yang Benar dan Anti Bau

Hasilnya, kamu bisa menemukan pakaian vintage dan preloved branded dalam kondisi sangat baik. Selain itu, pengalaman belanja di sini terasa lebih nyaman karena tempatnya bersih dan tertata.

15. Komunitas Thrift Jagakarsa

Di kawasan Jagakarsa, beberapa komunitas thrift lokal rutin mengadakan pop-up market dan bazar pakaian bekas. Ini adalah thrift store yang ada di Jakarta Selatan yang sifatnya lebih komunal dan berbeda dari toko permanen.

Kamu bisa menemukan koleksi yang unik dan personal karena setiap penjual biasanya mengurasi sendiri barang dagangannya.

Selain itu, harganya sangat kompetitif dan sering kali bisa dinegosiasikan langsung dengan pemiliknya. Ikuti media sosial komunitas lokal Jagakarsa untuk tahu jadwal bazar terdekat.

Tips Melakukan Thrifting

Freelancer populer dalam Massage

Pastikan kondisi badan fit sebelum berangkat. Thrifting butuh energi yang tidak sedikit, terutama kalau kamu berencana keliling lebih dari satu lokasi. Pastikan kamu sudah cukup istirahat dan makan sebelum berangkat. Kalau badan terasa pegal atau lelah setelah seharian berburu, kamu bisa langsung memanggil jasa pijat profesional di Fastwork agar badan kembali segar tanpa harus repot keluar rumah.

Datang sepagi mungkin. Stok barang di tempat thrift berputar sangat cepat. Kalau datang pagi saat toko baru buka, kamu punya kesempatan lebih besar untuk mendapatkan item terbaik sebelum diborong orang lain. Selain itu, suasana pagi biasanya lebih tenang sehingga kamu bisa memilih dengan lebih santai.

Tentukan budget dan daftar incaran sejak awal. Sebelum berangkat, putuskan berapa anggaran yang mau dihabiskan. Selain itu, catat jenis barang apa yang sedang kamu cari. Dengan demikian, kamu tidak mudah tergoda membeli barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan hanya karena harganya murah.

Periksa kualitas barang dengan teliti. Jangan buru-buru memutuskan hanya karena modelnya lucu atau harganya miring. Periksa bagian jahitan, kerah, ketiak, manset, dan resleting. Pastikan tidak ada noda permanen, lubang besar, atau kain yang sudah rapuh. Banyak thrifter yang menyesal karena baru sadar ada cacat ketika sudah sampai rumah.

Pakai pakaian yang simpel dan mudah dilepas. Karena kamu akan mencoba banyak pakaian, pilih outfit yang tidak ribet saat dilepas pasang. Selain itu, pakai sepatu yang nyaman karena kamu mungkin akan banyak berjalan kaki.

Jangan malu menawar. Sebagian besar pedagang di pasar thrift tradisional sangat terbuka untuk negosiasi harga. Tawar dengan sopan dan masuk akal. Hasilnya, kamu bisa membawa pulang barang yang sama dengan harga yang jauh lebih hemat.

Cuci barang begitu sampai rumah. Ini langkah wajib yang sering dilewatkan. Segera cuci semua barang thrift sesampainya di rumah sebelum dipakai. Selain untuk kebersihan, beberapa noda ringan pun kadang bisa hilang setelah dicuci dengan benar.

Freelancer populer dalam Inspirasi & Trend
Related Posts
This site uses cookies to offer you a better browsing experience. By browsing this website, you agree to our use of cookies.