Setiap perayaan Tahun Baru Imlek, ada satu tradisi unik yang selalu ditunggu-tunggu oleh keluarga Tionghoa, yaitu menyantap yusheng. Hidangan ini tidak hanya lezat, tetapi juga sarat makna simbolis. Namun, masih banyak orang yang belum memahami cara makan yusheng dengan benar sesuai tradisi aslinya.
Bagi kamu yang baru pertama kali mendengar tentang tradisi ini, mungkin akan muncul pertanyaan, apa itu yusheng? Secara sederhana, yusheng adalah hidangan salad khas Imlek yang terdiri dari ikan mentah segar, sayuran berwarna-warni, serta berbagai bumbu dan saus khusus.
Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap mulai dari pengertian, makna, hingga langkah-langkah cara makan yusheng yang tepat agar momen Imlek kamu semakin berkesan.

Apa Itu Yusheng dan Mengapa Menjadi Tradisi Imlek?
Sebelum membahas lebih jauh tentang cara makan yusheng, penting untuk memahami dulu apa itu yusheng. Hidangan ini berasal dari budaya Tionghoa, khususnya populer di Singapura dan Malaysia sebagai bagian dari perayaan Tahun Baru Imlek.
Secara harfiah, yusheng adalah sajian yang melambangkan kemakmuran, keberuntungan, dan kebahagiaan. Setiap bahan yang ada di dalamnya memiliki arti tersendiri. Karena itu, yusheng bukan sekadar makanan biasa, melainkan sebuah simbol doa dan harapan di awal tahun baru.
Dalam tradisi masyarakat Tionghoa modern, yusheng adalah hidangan wajib saat berkumpul bersama keluarga, rekan kerja, atau sahabat. Proses menyantapnya pun tidak bisa dilakukan sembarangan, karena ada tata cara khusus yang harus diikuti.
Makna Filosofis di Balik Hidangan Yusheng
Banyak yang mengira bahwa yusheng hanyalah salad ikan biasa. Padahal, yusheng adalah sajian penuh filosofi yang dirancang untuk membawa keberuntungan.
Ikan mentah melambangkan kelimpahan rezeki, sayuran berwarna-warni menggambarkan kehidupan yang ceria, sementara saus manis asam menandakan keseimbangan hidup. Karena itulah, memahami cara makan yusheng dengan benar menjadi hal yang penting agar makna tradisinya tetap terjaga.
Setiap kali seseorang bertanya apa itu yusheng, jawabannya tidak hanya soal komposisi makanan, tetapi juga tentang nilai kebersamaan, harapan, dan doa yang menyertainya.
Cara Makan Yusheng yang Benar Sesuai Tradisi
Nah, sekarang kita masuk ke bagian paling penting, yaitu panduan lengkap cara makan yusheng yang benar. Ada beberapa langkah tradisional yang biasanya dilakukan saat menyantap hidangan ini bersama-sama.
1. Yusheng Disajikan di Tengah Meja
Langkah pertama dalam cara makan yusheng adalah memastikan hidangan diletakkan di tengah meja. Biasanya, yusheng disajikan dalam piring besar agar bisa dinikmati bersama-sama oleh semua orang.
Ini melambangkan kebersamaan dan persatuan keluarga dalam menyambut tahun baru.
2. Setiap Bahan Ditambahkan Sambil Mengucapkan Doa
Proses makan yusheng dimulai dengan menambahkan bahan-bahan satu per satu. Setiap bahan ditaburkan sambil mengucapkan harapan baik, seperti kesehatan, rezeki, atau kebahagiaan.
Tahapan ini merupakan bagian penting dalam cara makan yusheng, karena setiap elemen memiliki arti khusus.
3. Semua Orang Berdiri Mengelilingi Meja
Setelah semua bahan lengkap, orang-orang yang ikut makan biasanya akan berdiri mengelilingi meja. Ini adalah momen kebersamaan yang menjadi inti dari tradisi yusheng adalah simbol persatuan.
4. Mengaduk Yusheng Bersama-sama
Inilah bagian paling seru dari cara makan yusheng. Semua orang akan mengaduk salad secara bersamaan menggunakan sumpit. Gerakan mengaduk ini disebut “Lo Hei”.
Semakin tinggi adukan, dipercaya semakin besar pula keberuntungan yang akan datang di tahun baru.
5. Mengucapkan Harapan Baik
Saat mengaduk, biasanya orang-orang akan saling mengucapkan harapan baik seperti “Gong Xi Fa Cai” atau doa-doa lainnya. Inilah esensi sebenarnya dari tradisi ini.
Tidak heran jika yusheng adalah hidangan yang selalu dinanti saat momen Imlek tiba.
6. Yusheng Siap Dinikmati Bersama
Setelah proses mengaduk selesai, barulah hidangan siap disantap. Inilah tahap akhir dalam cara makan yusheng, yaitu menikmati hasil campuran bersama keluarga atau teman.
Rasanya yang segar, gurih, dan sedikit manis membuat yusheng menjadi hidangan pembuka yang sempurna untuk makan besar saat Imlek.
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Makan Yusheng
Banyak orang yang belum memahami cara makan yusheng dengan benar sehingga melewatkan beberapa tahapan penting.
Misalnya, langsung menyantap tanpa proses doa dan aduk bersama, atau tidak memahami makna dari setiap bahan. Padahal, inti dari tradisi ini justru terletak pada prosesnya, bukan hanya pada rasanya.
Karena itu, memahami apa itu yusheng dan tata caranya akan membuat pengalaman Imlek kamu terasa lebih autentik dan bermakna.
Momen Kebersamaan yang Penuh Makna
Pada akhirnya, yusheng adalah lebih dari sekadar makanan. Hidangan ini menjadi simbol awal yang baik untuk memulai tahun baru dengan semangat positif.
Dengan memahami cara makan yusheng secara tepat, kamu bisa ikut merasakan kehangatan tradisi yang sudah berlangsung turun-temurun.
Setiap kali orang bertanya apa itu yusheng, kini kamu sudah tahu bahwa jawabannya tidak hanya tentang salad ikan, tetapi tentang doa, harapan, dan kebersamaan.
Rayakan Imlek Lebih Spesial dengan Sentuhan Personal
Tradisi makan yusheng memang menjadi pusat perhatian saat Imlek. Namun, ada satu elemen lain yang juga tidak kalah penting, yaitu berbagi angpao kepada orang-orang tersayang.
Agar momen kebersamaan Imlek semakin berkesan, kamu bisa menambahkan sentuhan personal melalui desain amplop angpao yang unik dan kreatif.
Kalau kamu butuh bantuan membuat desain angpao yang menarik dan profesional, Fastwork siap membantu. Di Fastwork tersedia banyak freelancer desainer berpengalaman yang bisa mewujudkan amplop angpao sesuai tema dan kebutuhanmu.
Jadikan perayaan Imlek tahun ini lebih bermakna dengan tradisi yusheng yang hangat dan amplop angpao spesial dari jasa desain profesional di Fastwork!

