Ramadan adalah bulan penuh berkah, dan salah satu momen paling dinantikan umat Muslim adalah malam lailatul qadar.
Waktu ini adalah malam istimewa yang disebut lebih baik dari seribu bulan, sehingga banyak orang mencari informasi tentang jam sholat lailatul qadar, dan bagaimana menjalankan ibadahnya secara benar.
Artikel ini akan menjelaskan semuanya secara runut dan mudah dipahami.
Apa Itu Malam Lailatul Qadar?
Lailatul Qadar adalah malam yang disebut dalam Al‑Qur’an sebagai malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Karena itu, umat Muslim dianjurkan memperbanyak ibadah, doa, dan shalat pada malam‑malam ganjil di 10 malam terakhir Ramadan.
Kapan Waktu Sholat Lailatul Qadar?
Sebenarnya, tidak ada waktu pasti yang disebutkan dalam hadis tentang detik atau jam spesifiknya. Namun secara umum, para ulama sepakat bahwa waktu sholat ibadah lailatul qadar adalah pada malam hari, setelah Isya sampai sebelum Subuh.
Di banyak tradisi, pencarian malam ini difokuskan pada 10 malam terakhir Ramadan, terutama tiga malam ganjil. Dalam praktiknya, umat biasanya mempertimbangkan jam sholat lailatul qadar setelah Isya sampai menjelang Subuh sebagai waktu utama untuk ibadah khusus ini.
Jam Sholat Lailatul Qadar: Penjelasan Lengkap
Untuk memahami jam sholat lailatul qadar, penting mengetahui bahwa sholat lailatul qadar dilakukan setelah sholat Isya hingga sebelum waktu Subuh tiba. Karena itu:
- Jam sholat lailatul qadar dimulai setelah Isya.
- Umat bisa melaksanakan ibadah tahajud, tilawah, dan sholat sunah.
- Waktu terbaik biasanya pada tengah malam hingga menjelang Subuh.
Dengan mengetahui waktu sholat lailatul qadar secara umum, umat bisa mengatur jam ibadah dengan lebih fokus pada malam‑malam yang dicurigai sebagai lailatul qadar.
Niat Sholat Lailatul Qadar
Bagian penting dari ibadah adalah niat. Berikut niat sholat lailatul qadar yang bisa dibaca sebelum melaksanakan shalat:
نَوَيْتُ أَنْ أُصَلِّيَ ﻋَﺸَﺎءَ لَيْلَةِ الْقَدْرِ ﻟِلّهِ تَعَالَى
Nawaitu ‘ashiya lailatul qadar lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku berniat sholat malam Lailatul Qadar karena Allah Ta’ala.”
Dengan niat sholat lailatul qadar ini, ibadahmu akan lebih terfokus sesuai sunnah.
Tata Cara Sholat Lailatul Qadar
Selain niat, perlu juga memahami tata cara sholat lailatul qadar dengan benar. Berikut langkah‑langkah umumnya:
- Berwudhu dengan sempurna sebagai persiapan ibadah.
- Awali dengan sholat sunnah dua rakaat seperti sholat malam biasa.
- Setelah salam, lanjutkan dengan doa, dzikir, tilawah, dan doa khusus.
- Ulangi sholat tahajud jika dikehendaki, dan akhiri sebelum waktu Subuh.
Dengan memahami tata cara sholat lailatul qadar ini, ibadah pada malam istimewa tersebut menjadi lebih khusyuk dan terarah.
Tips Memaksimalkan Ibadah pada Malam Lailatul Qadar
Karena waktu sholat lailatul qadar tidak ditentukan secara pasti, umat dianjurkan memperbanyak ibadah di seluruh jam sholat lailatul qadar, yakni antara Isya sampai Subuh, terutama di 10 malam terakhir Ramadan — khususnya tiga malam ganjil.
Beberapa tips agar ibadah makin bermakna:
- Fokus pada doa pribadi dan permohonan ampunan.
- Perbanyak bacaan Al‑Qur’an dan dzikir.
- Lakukan sholat tahajud dilanjutkan sholat sunnah lailatul qadar.
- Konsultasi dengan jasa spiritual/pendamping ibadah di Fastwork
Doa dan Harapan di Malam Lailatul Qadar
Lailatul Qadar adalah kesempatan besar untuk mendekatkan diri kepada Allah. Selain membaca niat dalam sholat lailatul qadar, kita juga dianjurkan berdoa dari hati, memohon ampun, serta meminta kebaikan dunia dan akhirat.
Mendoakan keluarga, sahabat, dan sesama muslim juga sangat dianjurkan sebagai bagian dari ibadah penuh makna ini.

